Huawei P9 Lite, isn’t That “Lite”

Huawei kembali meluncurkan versi lite dari Flagship mereka, Huawei P9 dengan nama: Huawei P9 Lite. Smartphone ini hadir di Indonesia dengan konektivitas 4G karena merupakan produksi lokal, bentuk keseriusan Huawei 'menggarap' pasar smartphone di Indonesia.

Huawei P9 Lite hadir sebagai ‘ponsel kamera’ dimana sangat menonjolkan fitur kameranya. Segmentasi pasarnya adalah ‘jiwa’ muda yang suka dengan Mobile Photography. Dengan smartphone ini, saya lebih sering berhenti untuk mengabadikan momen dijalan. Bahkan keluar malam hanya untuk mengetahui hasil kamera dalam kondisi kurang cahaya. kurang kerjaan ya? 😃


Karena sudah beberapa waktu menggunakan produk ini, maka saya akan memberikan pandangan mengenai produk ini, tentu saja dengan dibandingkan dulu sama kakak “lite” nya 😅
Secara pribadi, jika membandingkan Huawei P8 Lite dengan Huawei P9 Lite maka akan sangat terasa perbedaannya. Huawei P8 Lite seperti bukan keturunan dari 'ponsel kamera'  Huawei karena hanya mengedepankan sisi design saja. Dari sisi design, keduanya sangat menawan. Selain itu, Huawei P9 Lite ‘menang banyak’. Itu karena fitur kameranya yang tampak tidak 'disunat' terlalu banyak sehingga tidak kalah jauh dari Huawei P9.
Design.
Huawei Huawei P9 Lite hadir dengan design yang elegan. Saya menggunakan Huawei P9 Lite warna hitam, dari fisik terlihat simetris & presisi dengan balutan metal tentunya. Saya sangat terkesan dengan design yang dibawa oleh Huawei P9 Lite ini, kalau boleh komplain saya hanya ingin aksen garis horizontal pada bagian layarnya dihilangkan. Entah kenapa saya merasa ini tidak bagus dimata. Selain itu, perfect!
Spesifikasi.
Huawei P9 Lite menyuguhkan spesifikasi yang cukup bagus, ditambah menggunakan chipset buatan sendiri. Berikut ini adalah key specs dari Huawei P9 Lite:
Huawei P9 Lite (VNS-L31)
Layar           : 5.2-inch, Full HD 1920 x 1080 pixels
Chipset       : HiSilicon Hi6250, octa-core CPU, 2.0 GHz + 1.7 GHz and 64-bit processor
Jaringan      : GSM (GSM 850), EGSM (GSM 900), DCS (GSM 1800), PCS (GSM 1900) 
                       WCDMA Band 1/2/8 
                       LTE FDD Band 1/ 3/ 7/ 8/20
Memori       : RAM: 2/3 GB - ROM: 16 GB - ROM User Available: about 9 GB
Kamera        : Main camera: 13 MP AF camera - Front camera: 8 MP FF camera
Baterai         : 3000 mAh (typical value)
Fingerprint  : Fingerprint 2.0
Huawei P9 Lite dapat digunakan dengan 2 kartu (dual nano sim) atau 1 kartu + sd card (hybrid).

Sesuai dengan judul review ini, maka saya akan fokus pada fitur kamera yang ada pada Huawei P9 Lite ini. Maklum karena seri P Huawei sangat mengedepankan kamera, dan P9 Lite merupakan yang kedua untuk produk dengan nama ‘Lite’ pada seri P Huawei setelah Huawei P8 Lite yang mana tidak terasa ‘kamera’ nya. so so so~
Kesan pertama setelah buka aplikasi kamera di Huawei P9 Lite, waw! isn’t that Lite.



Dari fitur yang tersedia di aplikasi kamera sepertinya Huawei tidak ingin Huawei P9 Lite kalah jauh dengan Huawei P9. hal ini terlihat dari beberapa mode yang tersedia termasuk Mode Manual dan juga Light Painting. hal yang langka di smartphone kekinian. 
Dengan berbagai mode dan fitur kamera, kita dapat berkreasi memainkan Huawei P9 Lite baik menjelang pagi, siang maupun malam. Capturing Sunrise, Sunset and Light anywhere you want with the photography feature.
It's Pro, not just beauty 😎
++
Health App: Huawei Built In Fitness Tracker App
Entah kenapa baru kali ini saya melihat ada handphone yang bisa monitor aktivitas kita seperti langkah, kalori terbakar setiap hari. tentunya hanya bekerja saat handphone ini kita bawa. tidak perlu menggunakan fitness tracker tambahan bukan? 😄

Penasaran? tunggu launchingnya dan samperin Brandshop terdekat!
Photo Sample:
*klik foto untuk memperbesar
















Huawei GR5, Elegan dengan Sensor Sidik Jari 2.0


Huawei meluncurkan produk barunya untuk pasar Indonesia dimana produk ini merupakan produksi lokal! Ya, kebetulan saya dipinjamkan unitnya buat direview 😄

Ini dia spesifikasinya:
Processor: Qualcomm® MSM8939, Octa-Core, 1.5 GHz + 1.2 GHz
Layar: 5.5 inches FHD 1920 x 1080 pixels
Kamera: Main camera: 13 MP AF, Secondary camera: 5 MP FF
Body: Metal! broh 😄
Fingerprint Sensor 2.0 dari Huawei
Slot Dual SIM Tray dan SD Card Tray
Battery: 3000 mAh

Fisik
Secara fisik, tampilan Huawei GR5 ini tampak elegan. Dipadu warna gold yang saya pegang unitnya, terasa sangat nyaman digunakan dengan 1 tangan meskipun untuk untuk beberapa aktivitas harus menggunakan 2 tangan. Bagian belakang yang melengkung, semakin membuat nyaman ditangan.
Nah, Huawei GR5 ini dibekali pengaturan 1 jari, juga pengaturan keyboard yg mendukung pengetikan 1 tangan. Ya, tetep aja agak ribet 😅.
Bodynya sendiri dibalut dengan material metal, hal yang umum kita jumpai pada smartphone dipasaran saat ini.
Hampir mirip dengan Huawei Mate 7 Gold namun dengan layar yang lebih kecil. Build qualitynya pun dapat dikatakan bagus, enak dilihat.


Layar
Pada bagian ini, layar Full HD memberikan kenyamanan buat mata, ditambah pengaturan layar yang dapat diatur menyesuaikan tingkat kenyamanan mata.

Performa
Huawei GR5 dibekali processor Qualcomm® MSM8939, Octa-Core, 1.5 GHz + 1.2 GHz dengan OS bawaan EMUI 3.1 (Lollipop 5.1.1), untuk penggunaan sehari-hari dapat diandalkan, namun untuk multitasking masih kurang karena saya beberapa kali mendapati lag pada saat berpindah aplikasi.
Ketika menggunakan aplikasi Twitter dan membuka halaman web, terkadang tombol back tidak merespon dengan baik, sehingga harus ditekan 2 kali baru merespon. Mungkin bawaan dari EMUI nya ya, hehe. Atau emang gak biasa pakai Navigation bar 😅

 Jika kita bosan, kita dapat mengganti tema sesuai yang kita inginkan dan kita dapat mengunduhnya dalam aplikasi Theme. Terdapat banyak tema yang dapat disesuaikan dengan keinginan kita. Temanya jg dapat dikostumisasi sesuai keinginan, ya walaupun pilihannya tidak banyak 😅.

Ada beberapa fitur yg cukup berguna yaitu Smart Assistance, nih contohnya:

Jaringan
Huawei GR5 ini sudah mendukung konektivitas 4G bahkan mendukung band 40/2300, secara teori bisa menggunakan simcard Smartfren dan Bolt jg, tapi saya belum coba karna kartu Smartfren saya sudah tidak aktif 😅.

Dukungan Slot Simcard dan Eksternal Memori
Berbeda dengan kebanyakan produk smartphone yang mendukung hybrid mode (dual sim atau single sim+sd card), Huawei GR5 datang dengan dukungan dual sim dan sd card untuk masing-masing slot, jadi kita tidak perlu khawatir jika harus menggunakan 2 kartu sim dan membutuhkan media penyimpanan yang besar. Hal ini cukup menjadi perhatian oleh pengguna smartphone di Indonesia, banyak user yang ngomel kalo banyak smartphone idaman pake teknologi hybrid, jadi merupakan langkah yang bagus ya dari Huawei.

Kamera
Kamera di Huawei GR5 ini menurut saya cukup bagus. Dengan resolusi 13MP, gambar yang dihasilkan untuk kondisi outdoor bagus, namun banyak noise ketika digunakan dalam kondisi cahaya minim.
Terdapat beberapa mode kamera yang dapat digunakan.
Mode Foto Makanan, Beauty, Photo, Video, Time-Lapse. Sayangnya tidak ada pengaturan mode manual, ya standar lah karna bukan smartphone segmentasi photography.

Fingerprint
Ya, mainstream untuk produk smartphone saat ini. Namun Fingerprint pada Huawei GR5 ini menggunakan teknologi fingerprint 2.0 dimana tingkat akurasinya cukup tinggi. Kita juga dapat mengatur sampai dengan 5 fingerprint IDnya, Jari kaki bisa nggak ya? 😆
Dari 10 kali percobaan, tidak ada lag berarti. Namun ketika digunakan terus menerus selama 15 kali, terdapat 2 kali delay saat proses unlock. Sangat bagus bukan? 😃


Baterai
Dukungan baterai nya cukup untuk digunakan selama sehari, apalagi dengan koneksi 4G yang stabil sinyalnya. Saya sendiri menggunakan wifi untuk konektivitas internet dan hasilnya, baterai dapat bertahan seharian dengan penggunaan biasa.
Bonus: Jamaah Antutuwiyah

Kesimpulan: untuk penggunaan sehari hari dan digunakan sebagai pendukung aktivitas bekerja kantoran, Huawei GR5 ini bisa diandalkan terutama untuk manage Social Media Account yang banyak macem Admin gitu 😃.
Karena kameranya terbilang standar, agak kurang cocok untuk user yang senang mengeksplorasi gambar karena tidak ada mode manualnya. punya uang lebih? beli Huawei P9 aja 😆.

Inside Huawei GR5:
Saat mengotak atik Smartphone ini, saya menemukan Aplikasi bernama Hi Care.
Ya, Aplikasi yang dibuat oleh Huawei guna membantu Customernya dalam mendapatkan Layanan Huawei. Saya lihat, fiturnya sangat bagus dan sangat berguna bagi pengguna Smartphone Huawei 😆.
Berikut yang saya dapat dari Aplikasi Hi Care:
1. Service Center
2. Service Policy
3. Feedback
4. Service Hotline, Canggihnya bisa langsung telp ke nomor Hotline dari aplikasinya dan Gratis lho, kecuali nomor Tri & Nomor Lokal, hihi.
5. Pengecekan Masa Garansi
6. Pengecekan Harga Sparepart
7. Chat Online dengan Hotline
8. Panduan Penggunaan
Kewren!!! 😃

Photo Sample (*klik foto untuk memperbesar):







Tambahan:
Plastik bagian belakang Huawei GR5 jangan dibuat ya, karena terdapat sticker IMEI yang berguna ketika melakukan perbaikan di Service Center Huawei